You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dinas KPKP DKI Gelar Akademi Urban Farming Sesi Budidaya Melon
photo Nurito - Beritajakarta.id

Dinas KPKP Gelar Akademi Urban Farming Budidaya Melon di Agrowisata Cilangkap

Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian KPKP DKI Jakarta, menggelar kegiatan Akademi Urban Farming sesi Budidaya Melon, Rabu (30/8). Kegiatan dalam bentuk bimbingan teknis (Bimtek) ini diadakan di Agrowisata Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur.

Materi yang diberikan sangat bermanfaat dan dibutuhkan masyarakat 

Kegiatan yang dibuka Kepala Bidang Pertanian Dinas KPKP DKI, Mujiati ini diikuti 36 peserta dari unsur Sudin KPKP, Pusbang Benih, kader PKK, pengurus RT/RW, RPTRA dan kelompok wanita tani serta unsur masyarakat lain dari lima wilayah kota. Sedangkan narasumbernya adalah penggiat urban farming dari Cilangkap yang  sukses melakukan budidaya Melon, Agus Misbah.  

Ketua Sub Kelompok Urusan Pertanian Perkotaan dan Penyuluhan Dinas KPKP DKI Jakarta, Taufik Yulianto mengatakan, pihaknya membatasi jumlah peserta agar lebih fokus menyerap materi yang diberikan narasumber.

Yuk Ikutan Akademi Urban Farming Seri Budi Daya Melon

"Dengan ada pembatasan peserta, maka mereka bisa lebih fokus dalam penerimaan materi. Ini sekaligus untuk mengukur keberhasilan program Akademi Urban Farming," ujar Taufik.

Dipilihnya budidaya Melon sebagai materi, menurut Taufik, karena saat ini buah itu sudah banyak digemari masyarakat dan berumur pendek panennya. Selain itu bisa diterapkan di tengah kota, sebab tidak memerlukan lahan yang luas.

"Usai mengikuti kegiatan, peserta mendapatkan benih melon serta pupuk trichokompos dan trichoderma," ungkap Taufik.

Menurut Taufik, kegiatan serupa akan dilakukan September nanti di wilayah Jakarta Barat dan Utara.

Sementara, pengelola RPTRA NKRI Pengangsaan Dua. Kelapa Gading, Jakarta Utara, Ina Khoiriyah (42), mengucapkan terimakasih dan apresiasi pada Dinas KPKP yang memberikan kesempatan dirinya untuk mengikuti bimtek ini.

Dia menuturkan, dalam bimtek ini dirinya diajarkan praktik pengolahan atau penyediaan media tanam menggunakan tanah merah yang dicampur dengan kompos, kapur, sekam bakar, rokul dan material lainnya.

"Materi yang diberikan sangat bermanfaat dan memang dibutuhkan masyarakat seperti saya ini. Mudah-mudahan setelah mengikuti bimtek ini, akan berhasil dalam menanam Melon," ungkapnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

    access_time11-07-2026 remove_red_eye7657 personTiyo Surya Sakti
  2. Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

    access_time14-07-2026 remove_red_eye5422 personAnita Karyati
  3. Kelurahan Berprestasi Jadi Penggerak Jakarta Menuju 20 Besar Kota Global

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1599 personFakhrizal Fakhri
  4. SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1430 personDessy Suciati
  5. DPRD DKI Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    access_time14-07-2026 remove_red_eye1308 personFakhrizal Fakhri